3 Cara Efektif untuk Pertahankan Kualitas Ban Mobil

Mobil satu-satunya alat transportasi pribadi yang bisa melindungi pengendaranya dari hujan maupun panas. Kendaraan inipun dapat mengantarkan pengendara kemanapun dalam waktu yang tak begitu lama. Berbeda dengan sepeda motor, mobil tentu jauh lebih nyaman untuk dikendarai di jalan raya. Sebagai kendaraan pribadi, merawat mobil sudah sepatutnya dilakukan oleh para penggunanya. Tak terkecuali merawat ban, bagian mobil yang menyentuh jalanan secara langsung. Bagian ini yang mendapat tekanan serta peningkatan suhu saat Anda melaju di jalan raya. Tak ayal ban mobil membutuhkan perawatan ekstra pula agar Anda selamat sampai ke tujuan.

Menjaga kondisi mobil tetap prima tak melulu hanya memperhatikan kondisi mesin semata. Jika Anda mengesampingkan kondisi ban, mesin se-prima apapun tetap akan celaka selama ban Anda tak terawat. Oleh karena itu, cara rajin merawat ban mobil sebagai berikut:

  • Gunakan ban standar

Setiap jenis mobil memiliki standar ban yang berbeda-beda. Anda tak bisa menggunakan ban city car untuk mobil jenis MPV, begitu pula sebaliknya. Ban sudah disesuaikan dengan ukuran serta beban dari mobil, sehingga mobil dapat melaju di jalanan. Salah memilih ukuran standar dari ban akan mempengaruhi kecepatan serta kenyamanan berkendara. Bobot mobil pun akan menjadi bertambah dengan penggunaan ban yang tidak tepat.

  • Jaga tekanan angin pada ban

Tekanan angin di dalam ban turut mempengaruhi keawetan dari ban itu sendiri. Tak ada salahnya rutin memeriksa tekanan ban secara berkala sekitar 3 minggu – 1 bulan sekali di bengkel. Pastikan tekanan angin pada ban sudah sesuai dengan buku panduan dari mobil yang Anda miliki. Pasalnya tekanan angin yang terlalu rendah dapat mengakibatkan daya geseknya lebih luas pada permukaan jalan. Ini mengakibatkan ban harus bekerja ekstra keras untuk dapat melaju dan lebih mudah terkikis. Begitu pula sebaliknya, ban yang terlalu tinggi tekanan angin di dalamnya akan lebih mudah terpeleset atau licin di jalanan. Waktu yang paling tepat untuk mengisi tekanan angin adalah di pagi hari, saat ban belum memuai. Gas nitrogen untuk ban jauh lebih bagus daripada gas biasa.

  • Lakukan rotasi ban

Memperpanjang usia ban dengan cara merotasinya adalah pilihan paling gampang. Anda dapat melakukannya pada bagian depan dan belakang. Ban bagian depan paling besar mendapatkan gesekan ketika Anda mengerem serta berbelok. Dengan merotasinya, penggunaan ban tentu akan lebih merata dengan daya gesek yang seimbang. Cara inipun efektif mengurangi ban lebih cepat aus atau terkikis dan harus diganti. Setidaknya lakukan perotasian ban setelah perjalanan 5.000 km sekali. Anda dapat membawa mobil ke bengkel usai perjalanan jauh ataupun setelahnya untuk tetap memastikan ban nyaman digunakan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *