Cara Mengemudi yang Tepat Agar Mobil Matic Awet Bahan Bakar Saat Kemacetan

Pada dasarnya ada 2 jenis mobil berdasarkan pada transmisinya yaitu mobil dengan transmisi manual dan yang matic atau otomatis. Mobil yang mempunyai transmisi otomatis biasanya dipilih oleh masyarakat yang ada di daerah perkotaan yang rawan terjadi kemacetan yang disebabkan agar saat mengemudi mobil tangan tidak pegal karena harus maju atau bergerak secara perlahan. Cara mengemudikan mobil matic agar tetap irit bahan bakar :

 Pertama adalah menggunakan kecepatan yang stabil. Bukan hal yang baru jika mengemudikan kendaraan dengan kecepatan yang stabil bisa membuat bahan bakar lebih irit sehingga sebisa mungkin gunakan kecepatan yang konstan sehingga Anda bisa menurunkan intensitas menggunakan pedal gas.

Kedua adalah dengan mengegasnya secara perlahan. Tekan gas secara perlahan jika Anda sudah melepas pedal rem dengan tuas transmisi berada pada posisi D. Kecuali jika Anda ingin mendapatkan akselerasi yang tinggi, maka Anda tidak perlu menekan gas terlalu dalam karena bisa membuat aliran konsumsi bahan bakar menjadi deras.

Ketiga adalah perhatikan mengenai RPM atau putaran mesin. Penggunaan BBM akan lebih efektif jika Anda menggunakan mobil dengan perputaran mesin sekitar 2.500-3.000 rpm. Cara ini tidak hanya efektif untuk mengemudikan mobil yang menggunakan transmisi matic atau otomatis namun juga untuk mobil manual. Jika Anda tidak terlalu bisa menyesuaikan, sebisa mungkin lakukan kendaraan dengan kecepatan stabil dan tidak terlalu banyak menekan gas dan pedal rem.

Keempat adalah dengan menjaga jarak aman antar mobil. Pastikan jika Anda sudah menjaga jarak yang cukup aman dengan mobil depan Anda sehingga Anda bisa mendapatkan kecepatan yang cukup konstan yang dapat membantu Anda untuk menghemat bahan bakar. Cara ini dilakukan tidak hanya untuk menghindari terlalu sering menginjak pedal gas dan rem namun juga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan misalnya mengerem mendadak. Saat mobil yang ada di depan Anda sedang mengurangi kecepatan, Anda bisa mengurangi kecepatan lewat mengurangi gas ataupun mempergunakan engine brake. Sehingga nantinya, Anda tidak perlu untuk menginjak gas yang terlalu dalam dan BBM tidak banyak terbuang percuma.

Kelima adalah gunakan transmisi pada posisi 2/S jika Anda sedang terjebak kemacetan yang cukup tinggi misalnya di Jakarta. Pada posisi transmisi tersebut memungkinkan Anda untuk bisa mendapatkan engine brake ketika melepaskan gas yang mengakibatkan Anda tidak perlu terlalu dalam atau mendadak saat Anda menginjak rem agar bisa berhenti. Akan tetapi jika Anda berada di situasi macet karena di lalu lintas ataupun diperlintasan kereta api, posisikan transmisi pada bagian N atau netral sembari menunggu lampu hijau ataupun kereta yang sudah lewat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *