Dampak Buruk Sering Mematikan Mesin Mobil Secara Tiba-tiba

Ada kalanya penyebab kerusakan yang terjadi pada kendaraan adalah kesalahan dari penggunanya sendiri, inilah hal yang paling sering terjadi. Dibandingkan dengan kerusakan yang terjadi dengan sendirinya, maka sebagian banyak diantaranya disebabkan oleh pengguna. Hal-hal sepele yang bisa menjadi penyebab kerusakan parah pada kendaraan roda empat Anda. Misalnya adalah dengan melakukan modifikasi, pada dasarnya modifikasi dimaksudkan untuk membuat kendaraan tampil lebih cantik dan juga mengganti beberapa komponennya agar bekerja optimal. Namun faktanya tidak seperti yang diharapkan, karena mobil yang mendapatkan banyak modifikasi justru kian mudah mengalami kerusakan.

Hal lainnya yang paling sering dilakukan oleh pengemudi adalah dengan mematikan mobil secara tiba-tiba, pastinya Anda sering kali melakukan hal yang satu ini, sekali dua kali mungkin tidak menjadi masalah, namun jika sering dilakukan ternyata memiliki dampak yang kurang baik pada kendaraan yang Anda miliki. Berikut ini setidaknya ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan karena tiba-tiba mematikan kendaraan tersebut, diantaranya adalah bisa memicu kerusakan pada bagian piston dari kendaraan tersebut karena kondisinya yang ‘terkejut’.  Untuk itu sebelumnya harus diketahui bagaimana cara mematikan kendaraan atau mobil dengan benar, yaitu:

  1. Kurangi kecepatan terlebih dahulu, akan aneh jadinya setelah berada di kecepatan 100 km perjam kendaraan tiba-tiba dimatikan, mulailah dengan mengurangi kecepatannya yaitu antara 60 km perjam kemudian turun 20 km perjam hingga 10 km perjam. Karena dengan tiba-tiba menginjak rem akan menyebabkan hempasan mobil menjadi sangat kencang dan berbahaya bagi pengemudi.
  2. Tunggu sampai mesin dari kendaraan tersebut stabil, setelah mengurangi atau menurunkan kecepatannya juga tidak disarankan untuk tiba-tiba mematikan kendaraan tersebut, ada baiknya untuk menunggu hingga nantinya mesin kendaraan tersebut menjadi lebih stabil terlebih dahulu biaya memakan waktu antara 2 hingga 3 menit.
  3. Matikan mesin pendingin udara atau yang lebih dikenal sebagai AC, jangan melupakan beberapa komponen penunjang dari kendaraan tersebut, diantaranya adalah air conditioner atau AC. Bagian yang satu ini tidak boleh dibiarkan terus menerus hidup, melainkan harus dibuat off untuk membuat aki menjadi rusak, karena terus dihidupkan dan mati secara tiba-tiba. Untuk itu pastikan kondisinya mati terlebih dahulu.
  4. Matikan bagian audio, hal terakhir yang bisa dilakukan untuk mematikan kendaraan tersebut adalah dengan menonaktifkan audionya. Sistem untuk mengeluarkan suara yang satu ini terkadang juga selalu menyala pada sebuah kendaraan, sehingga harus dipastikan mati terlebih dahulu.

Sangat mudah bukan, jangan sepelekan kondisi semacam ini, karena jika sering dilakukan ada lebih banyak bagian yang akan mengalami kerusakan. Perlakuan sederhana namun benar bisa membuat mesin kendaraan terus awet hingga waktu yang lama.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *