Mengulas Tentang Jenis Pelumas Mobil untuk Jaga Kondisi Kendaraan Selalu Prima

Dalam hal perawatan mobil, bisa dibilang jika ini adalah aktivitas yang susah-susah gampang. Susahnya adalah lantaran banyaknya komponen yang wajib untuk diperhatikan sehingga untuk pemilik mobil yang tidak tahu-menahu akan mesin bisa jadi sangat menyulitkan. Namun gampang juga karena banyak sekali bengkel yang bersedia merawatkan mobil untuk Anda. Tinggal Anda serahkan ke bengkel dan jadi seluruhnya.

Salah satu hal penting di dalam sebuah mobil adalah dari segi pelumas mobil. Dalam hal pelumas mobil ini, ternyata tidak hanya ada satu saja yang bisa dipakai. Faktanya ada 4 jenis pelumas di mobil yang perlu diperhatikan mulai ari pelumas untuk mesin, pelumas untuk transmisi, pelumas untuk rem hingga pelumas untuk power steering. Keempat jenis pelumas ini memiliki peran yang berbeda. Untuk memahami semua jenisnya, maka berikut ini penjelasan singkatnya:

  • Pelumas mesin

Sesuai dengan namanya, pelumas untuk mesin ini dipakai untuk merawat bagian di mesin mobil yang mampu meminimalisir gesekan antar komponennya dan membersihkan untuk serpihan akibat gesekan itu. Pelumas mesin ini ada tiga jenis yakni pelumas dari bahan mineral, pelumas sintetik hingga pelumas semi sintetik. Dari ketiga jenis tersebut, pelumas sintetik adalah yang terbaik karena penggunaannya efisien dengan ketahanan temperatur yang amat baik.

  • Pelumas transmisi

Terkadang saat berkendara ada suara muncul dari CVT ataupun pemindahan dari gigi yang tidak halus. Hal ini pun menjadikan beban menjadi kian berat. Dari hal ini Anda bisa mengetahui tanda jika pelumas transmisi perlu diganti. Pastikan cek secara rutin karena jika tidak maka ancamannya adalah hingga kegagalan mesin sehingga puluhan juga harus siap dikeluarkan.

  • Pelumas rem

Lantaran fungsinya yang vital dimana berhubungan langsung dengan rem yang amat dekat dengan keselamatan pengendara, maka pelumas rem juga wajib untuk selalu dipantau. Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai Anda memilih pelumas yang mudah sekali berubah ketika suhu tinggi hingga rendah dan bisa melindungi rem mobil dari karat.

  • Pelumas power steering

Perlu diketahui lebih dulu jika power steering merupakan rangkaian sistem pada kemudi kendaraan yang bisa dilengkapi dengan adanya sistem hidrolik untuk dapat meringankan beban di stir mobil. Untuk sistemnya, power steering ini bisa terdiri dari beberapa bagian misalnya pinion dan rack hingga komponen lain. Umumnya masa penggantiannya cukup lama yakni sekitar 2 tahun atau setiap 25.000 km.

Itulah beberapa jenis pelumas untuk mobil yang perlu Anda perhatikan. Pastikan untuk menandai kapan waktu pelumas tersebut perlu diganti. Dengan penggantian rutin dan teratur, maka performa mobil Anda akan lebih maksimal dan terjaga sehingga bisa diminimalisir kerusakannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *