Mengulas Tentang Peretas yang Sekarang Ini Mulai Mengincar Mobil Pintar

Sekarang ini teknologi sudah mulai ada di berbagai hal yang digunakan manusia sehari-harinya. Mulai dari telepon yang ditambah dengan teknologi terbaru hingga menjadi telepon pintar, ada juga istilah rumah pintar, kota pintar dan untuk masalah transportasi terdapat mobil pintar. Walaupun tidak banyak digunakan oleh konsumen Indonesia, namun untuk pengamanan diri, ternyata sekarang teknologi ini juga mulai menjadi sasaran para peretas nakal.

Mempunyai berbagai macam teknologi di sebuah mobil dan dapat dijalankan hanya dengan menggunakan fasilitas internet sudah pasti menjadi hal yang mengagumkan. Tetapi, di lain sisi, terdapat kelemahan dari mobil yang super pintar ini. ternyata terdapat beberapa aplikasi tertentu yang bisa memungkinkan hacker membobol sistem dari mobil tersebut. Saat sistem telah dibobol, sudah pasti hacker dapat dengan mudah mencuri data atau mencuri mobil kita. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan, terungkap bila terdapat beberapa aplikasi basis android yang sekarang ini sudah ada di layanan Google Play yang memungkinkan peretas mengambil alih mobil kita. Hal yang paling membahayakan ialah, aplikasi tersebut telah diunduh dalam jumlah yang begitu besar.

Ini artinya ada begitu banyak mobil pintar yang berada di seluruh dunia yang bisa terancam bahaya karena lubang keamanan aplikasi. Lubang keamanan ini seperti reverse engineering yang bisa membuat peretas mengakses infrastruktur server atau sistem di dalam mobil. selain itu tidak adanya pengecekan kode akan menjadi masalah yang membahayakan. Hal ini sangat penting karena bisa membuat pelaku kriminal memalsukan kode milik mereka ke aplikasi dan mengganti program dengan aplikasi palsu. Masalah lainnya ialah sebuah aplikasi yang belum memiliki teknik mendeteksi rooting, atau mengembalikan kondisi sistem aplikasi ke settingan awal.

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah untuk keadaan sekarang ini, aplikasi mobil yang terkoneksi kurang siap menahan serangan seperti malware. Perhitungan dengan baik sisi keamanan dari mobil yang terkoneksi. Meskipun demikian, bukan berarti kita harus mengurungkan niat jika ingin membeli mobil pintar bukan? Jangan sampai hanya karena masalah atau desas-desus ini kita menjadi takut untuk maju dalam dunia teknologi yang begitu canggih.

Agar tidak terjadi pembobolan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Anda bisa membatasi perangkat android agar tidak melakukan instal aplikasi kecuali melalui toko resmi. Biasanya, aplikasi yang berasal dari toko tidak resmi memiliki program jahat yang bisa merugikan kita sendiri. Sama seperti masalah digital yang lain, kasus pembobolan mobil sebetulnya bukan hanya disebabkan oleh niat dari peretas, namun ada hal yang lebih umum lagi seperti adanya kecerobohan dan kurangnya pengetahuan tentang cara menggunakan teknologi. Hal ini bisa menjadi celah untuk kita menjadi seorang korban kejahatan digital. Jadi, kita harus selalu berhati-hati.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *